“Kampus ITN ,Perguruan Tinggi Nasionalis”

Puluhan hadirin menyaksikan dengan khidmat pemasangan kuda-kuda bangunan Kapel Santo Thomas Aquinas, Jumat (11/1). Acara ini merupakan acara lanjutan dari acara sebelumnya yaitu peletakan batu pertama pembuatan Kapel Santo Thomas Aquinas pada 2017 lalu. Acara ini dibuka dengan berdoa dan bersyukur lalu pemberkatan atas kelangsungan pembangunan kapel Santo Thomas Aquinas.

Kapel Santo Thomas Aquinas terletak di sebelah gedung informatika ITN 2 Malang. Kapel yang di bangun di lahan seluas 450m2 ini merupakan program yang memang di rencanakan ITN sejak lama untuk menunjukan bahwa ITN merupakan perguruan tinggi yang memegang teguh pancasila, menghargai perbedaan antar umat beragama. Kapel ini merupakan bangunan keagamaan kedua yang dibangun, sebelumnya adalah masjid Al-Kautsar yang telah berdiri, dan sekarang sudah mulai mengatur program untuk pembangunan tempat ibadah yang ketiga yaitu pura.

Turut hadir dalam acara tersebut bapak Dr.Ir.Lalu Mulyadi, MT selaku Rektor ITN beliau mengatakan bahwa “ITN dibentuk secara nasional, mahasiswa ITN datang dari berbagai daerah dan agamanya pun berbeda beda, kalau tidak diwadahi dengan ilmu keagamaan yang baik,mahasiswa hanya mendapatkan ilmu akan teknologi saja, yang ITN inginkan adalah disamping dapat mendapatkan ilmu teknologi, mahasiswa juga dapat belajar menghargai satu sama lain, hidup dalam satu kesatuan,kebersamaan, dekat dengan pemuka agamanya,dan juga tempat ibadahnya” ungkapnya

Harapannya pembangunan Kapel Santo Thomas Aquinas dapat berjalan dengan baik dan dapat dibuka pada tahun ini dan akan segera memulai pembangunan tempat ibadah untuk umat beragama yang lain.