Kamis, (25/4) Aula gedung informatika ITN 2 lantai 4 dipadati oleh mahasiswa institut teknologi nasional malang untuk mengikuti workshop, workshop ini merupakan rangkaian acara IFFEST (Informatika Festival) yang merupakan event tahunan Himpunan Mahasiswa Informatika ITN, yang bertema jer basuki mawa tekno.

Workshop ini dimulai pada pukul 09:00, Turut hadir bapak Ilham Ari elbaith Z,S.T.,M.T.,Ph.D. sebagai narasumber dalam workshop ini beliau menjelaskan tentang sistem input/output dan hardware pada robot dan sebagainya.

Bapak Ilham Ari elbaith Z,S.T.,M.T.,Ph.D. berfoto dengan para mahasiswa

Diakhiri dengan pemberian cendramata dan berfoto bersama, harapannya dengan diadakannya workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas mahasiswa khususnya di teknik informatika tentang robotika. (humas HATI)




Selasa, (24/4) Laboratorium Teknik Informatika Fakultas Industri Institut Teknologi Nasional Malang dipadati para siswa SMK Pemuda Papar. Kunjungan ini dalam rangka Kunjungan Studi untuk lebih mengenal seperti apa suasana ketika para siswanya bila akan melanjutkan studinya ke jenjang berikutnya yaitu perkuliahan. laboratorium yang di kunjungi meliputi Laboratorium Database, Jaringan Komputer,Robotika dan sebagainya. Berikut Dokumentasi Kunjungan Tersebut.

Laboratorium Robotika

Database dan Sistem Informasi

Sistem dan Jaringan Komputer

Laboratorium Rekayasa Perangkat Lunak




Acara sharing ini diadakan untuk menyusun Kurikulum 2019-2024 Program Studi Teknik Informatika ITN Malang, acara ini di hadiri oleh para staff pengajar Teknik Informatika di ruang rapat gedung ITN 2 Malang, Sabtu (6/4).

Pada acara sharing kali ini turut mengundang Bapak Dr. Agus Zainal Arifin S.Kom., M.Kom. sebagai Narasumber. Pada kurikulum 2019-2024 Program Studi Teknik Informatika ITN Malang ini akan menitik beratkan pada kualitas mahasiswanya, Apa yang pasti mereka kuasai setelah lulus dari Universitas, Skill apa saja yang pasti mereka dapatkan. Tidak hanya dalam segi akademis, dapat bekerja sama dan Atittude juga pun pasti dan harus dimiliki mahasiswa ITN. Beliau juga mengatakan “Yang paling terpenting adalah tujuan, ketika tujuan kita jelas,semua pasti mudah. Tinggal di fikirkan, dengan apa kita kesana,bagaimana caranya, Pasti kita akan sampai pada tujuan.”

        Acara ini dibagi menjadi 2 sesi dimulai pada pukul 09:00 WIB berbicara tentang Kurikulum sebelumnya, Study kasus dibeberapa Universitas dan pada Pukul 13:00 WIB membahas tentang manajemen Laboratorium, manajemen Beban tugas aktifitas mahasiswa serta berbagai metode dalam mensukseskan tujuan bersama dari kurikulum tersebut.




Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mendapat kunjungan dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Dari kunjungan studi banding Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD ke FTI ITN Malang tersebut, mencuat keinginan bersama untuk saling meningkatkan kualitas kampus. Rombongan UAD diterima langsung oleh Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., beserta civitas akademika FTI ITN Malang, Sabtu (16/2/19).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus II tersebut berkesan akrab, kedua belah pihak saling ‘sharing’ informasi. Mulai dari pengelolaan akademik, pengembangan karir dosen, serta pengembangan karir karyawan. “Kami (UAD dan ITN) berbincang ringan, seperti cara membuat proses (perkuliahan) efektif efisien, sehingga mahasiswa masuk dan lulus tepat waktu. Mendorong dosen untuk mengambil S-3 serta (meningkatkan) jabatan akademik. Untuk karyawan, bagaimana pengembangkan karir karyawan bisa meningkat, baik level prodi maupun fakultas,” beber Sunardi, ST., MT.,Ph.D., Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD.

Dihari yang sama selepas bincang-bincang dan sharing, rombongan UAD berkesempatan diajak keliling kampus II untuk melihat beberapa gedung program studi serta fasilitas yang melengkapinya. Rombongan UAD yang berjumlah 21 orang tersebut terdiri dari dekan, wakil dekan, kepala dan sekretaris prodi dari 5 prodi di FTI UAD, serta staf fakultas.

“ITN termasuk perguruan tinggi cukup dikenal akan prestasinya. Baik itu dalam bidang kelembagaan, serta prestasi mahasiswa. Dari pretasi-prestasi tersebut bagaimana pengembangannya, nanti bisa kami terapkan di UAD,” aku lulusan doktoral Universiti Teknologi Malaysia ini.

Menurut Suhardi kunjungan tersebut tidak sebatas kunjungan. Kedepannya akan terus berlanjut dalam sebuah kerjasama dan saling bersinergi untuk pengembangan riset maupun publikasi. “Nanti akan lebih konkrit kerjasamanya, baik dalam riset, publikasi, sehingga lebih implementatif,” pungkas dekan asli Yogjakarta ini. (me/humas)




             Puluhan Mahasiswa ITN kunjungi Kantor Graha Pena Jawa Pos Media Televisi (JTV). Selasa, (4/2) Kunjungan ini merupakan sebagian acara dari Study Excursie 2019 yang merupakan acara tahunan Mahasiswa ITN Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri. Study Excursie merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang (HATI FTI-ITN). Program kerja ini merupakan kunjungan ke perusahaan yang relevan dengan ilmu IT yang dimaksudkan untuk mempermudah mahasiswa dalam memahami pengaplikasian ilmu IT yang telah dipelajari di kampus dan dunia kerja.adwdw

Peserta dari Study Excursie 2019 ini adalah Mahasiswa Aktif Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang, diutamakan bagi Mahasiswa yang telah menempuh 2 semester keatas. Destinasi acara Study Excursie 2019 ini terbagi menjadi beberapa kunjungan yaitu kunjungan ke Kantor Graha Pena (JTV) di Surabaya , PT Yakult di Mojokerto. Selain kunjungan ke 2 perusahaan tersebut Study Excursie 2019 ini juga mengunjungi Surabaya Night Carnival Park sebagai kegiatan refreshing bagi para peserta Study Excursie 2019.

            Harapannya dengan adanya Study Excursie 2019 dapat menambah wawasan Mahasiswa ITN tentang implementasi dari ilmu IT di perusahaan pada umumnya terutama perusahaan yang bergerak di bidang IT, mengetahui prospek kerja di perusahaan yang dikunjungi, dan tujuan terakhir adalah sebagai pembanding antara ilmu yang dipelajari di kampus dengan ilmu terapan di luar kampus. (Humas HATI FTI)

asfw




Kami segenap pimpinan dan keluarga besar Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional Malang Selamat Tahun Baru Imlek 2019, Gong Xi Fa Cai, Semoga kita semua diberi Kesehatan, Kebahagiaan, dan Kesuksesan.




Teknologi 5G dikabarkan akan meluncur pada awal tahun 2019. Teknologi 5G sendiri masih dikerjakan oleh beberapa developer ponsel terkenal, salah satunya Samsung.Sedangkan Apple baru akan merilis ponsel dengan teknologi 5G pada tahun 2020.

Untuk mengenal lebih dalam teknologi 5G, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Teknologi 5G?

generasi kelima nirkabel atau biasa disebut 5G adalah teknologi seluler terbaru yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan daya tanggap jaringan nirkabel. Dengan 5G, data yang dikirimkan melalui koneksi broadband nirkabel dapat berjalan dengan kecepatan tinggi mencapai 20 Gbps.

Teknologi 5G akan memungkinkan mengalami peningkatan tajam dalam jumlah data yang dikirimkan melalui sistem nirkabel, karena lebih banyak ketersediaan bandwidth dan teknologi antena canggih. Selain peningkatan kecepatan, kapasitas, dan latensi, 5G menawarkan fitur manajemen jaringan, di antaranya pengiris jaringan, yang memungkinkan operator seluler membuat beberapa jaringan virtual dalam satu jaringan 5G fisik.

Kemampuan ini akan memungkinkan koneksi jaringan nirkabel untuk mendukung penggunaan khusus atau kasus bisnis dan dapat dijual secara as-a-service. Jaringan dan layanan 5G akan dikerahkan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan untuk mengakomodasi peningkatan ketergantungan pada perangkat seluler dan internet. Secara keseluruhan, 5G diharapkan dapat menghasilkan berbagai aplikasi baru, penggunaan dan kasus bisnis sebagai teknologi yang baru diluncurkan.

Bagaimana Cara Kerja Teknologi 5G?

Jaringan nirkabel terdiri dari situs sel yang dibagi menjadi beberapa sektor yang mengirim data melalui gelombang radio. Teknologi nirkabel Long-Term Evolution (LTE) generasi keempat menyediakan fondasi untuk 5G.

Tidak seperti 4G, yang membutuhkan menara seluler berdaya tinggi untuk memancarkan sinyal jarak yang lebih jauh, sinyal nirkabel 5G akan ditransmisikan melalui sejumlah besar stasiun sel kecil yang terletak di tempat-tempat seperti tiang lampu atau atap bangunan. Penggunaan beberapa sel kecil diperlukan karena spektrum gelombang milimeter hanya dapat melakukan perjalanan jarak pendek dan dapat terganggu oleh cuaca dan fisik seperti bangunan. Generasi sebelumnya dari teknologi nirkabel telah menggunakan pita spektrum frekuensi rendah.

Untuk mengimbangi tantangan gelombang milimeter terkait jarak dan interferensi, industri nirkabel juga mempertimbangkan penggunaan spektrum frekuensi rendah untuk jaringan 5G.

Sehingga, operator jaringan dapat menggunakan spektrum yang sudah mereka miliki untuk membangun jaringan baru mereka.

Spektrum frekuensi rendah mencapai jarak yang lebih jauh tetapi memiliki kecepatan dan kapasitas yang lebih rendah daripada gelombang milimeter.

 

Source




Pada 25 Februari 2015, BBC memiliki beberapa berita menarik: Para peneliti berhasil membuat terobosan ke dalam teknologi yang dapat mendorong generasi mobile internet berikutnya, melewati 4G dengan cara yang spektakuler.

Menurut laporan itu, kecepatan hingga satu terabit (1 Tbit, atau ~ 1000 Gbit) per detik dapat dicapai melalui spektrum frekuensi tinggi. Tentu saja, seperti halnya teknologi lainnya,pasti terdapat kelemahan dan kelebihan dari teknologi tersebut.

Pros: Transfer Data Lebih Cepat untuk Semua Orang.

Sampai munculnya teknologi bandwidth baru-baru ini, Jaringan Internet seluler sangatlah lambat,hanya sekitar 60 kbps. Namun saat ini berbeda,sekarang karena kita memiliki kecepatan unduhan multi-megabit. Bagi kebanyakan orang, internet 3G biasa (pada 7,2 Mbps) sudah cukup untuk mengakses internet. Tetapi lambat laun kebutuhan akan penggunaan data semakin besar. Inilah alasan mengapa 4G diadopsi.

5G adalah langkah selanjutnya untuk memastikan bahwa setiap orang dapat mengunduh lebih cepat. Meskipun tidak seakurat yang di sebutkan oleh laporan BBC, dijamin kecepatannya jauh lebih tinggi daripada 4G,dikarena masih ada banyak hal yang harus dilakukan. Kecepatan luar biasa yang disebutkan di atas adalah hasil dari percobaan yang penggunaan yang terbatas. Akan berbeda keadaannya ketika lebih dari ratusan orang mengakses internet dengan menggunakan teknologi 5G. kemungkinan kemungkinan dari kecepatan Transfer data yang sangat cepat tersebut kemungkinan dapat memudahkan semua orang dalam pertukaran informasi seperti dibawah ini

  1. Layanan paralel multiple, seperti Anda dapat mengetahui cuaca dan lokasi saat berbicara dengan orang lain.
  2. Anda dapat mengontrol PC Anda lewat smartphone.
  3. Proses belajar mengajar akan lebih mudah – Murid yang berada di belahan bumi lain dapat mengikuti pelajaran.
  4. Pengobatan akan menjadi lebih mudah dan hemat – Dokter dapat mengobati pasien yang berada di tempat terpencil di dunia.
  5. Monitoring akan lebih mudah – Organisasi pemerintah dapat memonitor setiap bagian dari dunia. Memungkinkan untuk mengurangi tingkat kejahatan.
  6. Memvisualisasikan alam semesta, galaksi, dan planet-planet akan menjadi mungkin.
  7. Memungkinkan untuk menemukan dan mencari orang yang hilang.
  8. Memungkinkan mendeteksi bencana alam termasuk tsunami, gempa bumi dan lain-lain lebih cepat.

 

Cons: Transfer Data Besar, Cakupan Lebih Kecil

Cakupan transfer data 3G sangatlah besar. Mereka dapat melayani ribuan perangkat yang terhubung, memperluas radius jangkauannya bahkan hingga puluhan kilometer. Ini karena jumlah bandwidth yang dikirim tidak terlalu besar per orang. Kemudian datanglah teknologi 4G memperkenalkan “femtocell” dan “picocell”, yang cakupannya jauh lebih kecil. Mereka mencakup jumlah pengguna yang lebih kecil, terkadang membatasi diri mereka di bawah seribu pada satu waktu. Dibutuhkan lebih banyak daya perangkat keras untuk memproses jumlah data yang lebih tinggi. 5G akan mengalami fenomena serupa, artinya akan jauh lebih mahal untuk diterapkan dan banyak operator memilih untuk tidak mengadopsinya sama sekali.

Cons lain: Penuhnya Spektrum Frekuensi untuk merealisasikan 5G

Berita BBC mengatakan bahwa 5G bekerja dalam rentang frekuensi sangat tinggi di atas 6 GHz. di Amerika Serikat, rentang 6.000-6.425 GHz sudah ditempati oleh satelit dan saluran tetap. Antara 6,425 dan 7,125 GHz, ada sedikit ruang untuk saluran seluler, tetapi situasinya akan semakin rumit dengan penambahan penghuni lain,yaitu jaringan 5G.

Satu-satunya harapan untuk penerapan 5G adalah pembuatan standar baru untuk manajemen spektrum. Itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Berikut adalah kekurangan lainnya dari teknologi 5G:

  1. Teknologi ini masih dalam proses dan penelitian.
  2. Kecepatan yang dijanjikan teknologi terasa sulit untuk dicapai (di masa depan, mungkin) karena masih kurangnya dukungan teknologi di sebagian besar belahan dunia.
  3. Banyak dari perangkat lama tidak akan kompeten untuk 5G, karena semuanya perlu diganti dengan yang baru – sesuatu yang tidak murah.
  4. Mengembangkan infrastruktur membutuhkan biaya tinggi.
  5. Keamanan dan masalah privasi belum diselesaikan.

Diatas adalah berbagai kemungkinan kelebihan dan kekurangan teknologi 5G, Bagaimana tanggapanmu?

Source

Source