Jadwal skripsi dapat didownlod disini Jadwal SKRIPSI Genap 2018-2019




Pertemuan yang diadakan di ruang amphi 2 Mesin Institut Teknologi Nasional II Malang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari program studi Teknik Informatika dan Teknik Industri, Selasa (27/11). ITN menjadi salah satu tempat kunjungan delegasi National Cheng Kung University di indonesia.

Menurut Dr. Ir. F. Yudi Limpraptono, MT selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri saat diwawancarai, Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjalin kerjasama di bidang research dan promosi dari NCKU. Harapannya program studi informatika dan teknik industri dapat berkolaborasi research internasional.

“Saya berharap program studi informatika dan teknik industri dapat berkolaborasi dengan NCKU ” tuturnya.

National Cheng Kung University juga mempunyai program beasiswa yang dapat diambil mahasiswa dan tenaga pendidikan yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3.

Acara ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama untuk saling berdiskusi antara dosen dan delegasi National Cheng Kung University yang diwakilkan oleh Prof Jerry Chung-Chi HSIEH, dan sesi terakhir memperkenalkan dan menawarkan program scholarship bagi mahasiswa yang ingin melanjukan studinya ke universitas nomor 4 terbaik di taiwan ini.

 




Seminar Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika ITN (Institut Teknologi Nasional) yang di adakan di Ruang Amphi 2 ITN kampus II dihadiri 100 mahasiswa Teknik Informatika, Jumat (9/11)

Menurut Ir. Yusuf Ismail Nakhoda MT. selaku ketua Wakil Dekan III – FTI ITN Malang saat diwawancarai, seminar ini bertemakan “Bunuh semua dengan kreatifitas” merupakan seminar tahunan yang diadakan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika ITN untuk membantu mahasiswa Teknik Informatika dalam menemukan ide proposal PKM yang kreatif dan inovatif.

“Kita harus selalu kreatif menyikapi sesuatu” tambahnya

PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari di perkuliahan kepada masyarakat luas, PKM merupakan ajang bergengsi universitas dan juga mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Ir. Yusuf Ismail Nakhoda, MT selaku pemateri dalam seminar ini.

“PKM merupakan ajang yang paling ditunggu-tunggu perguruan tinggi di Indonesia” Ujarnya

Pada acara ini dijelaskan seperti apa konsep dasar PKM, Syarat dan juga bagaimana menentukan ide dalam pembuatan proposal PKM.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) memiliki beberapa program yaitu PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI), dan PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT). Selain PKM-AI, semua PKM tersebut akan di lombakan dalam PIMNAS.

Turut pula hadir Joseph Dedy Irawan, ST, MT selaku Kepala Jurusan Teknik Informatika memberikan motivasi dan juga tips bagi mahasiswa yang akan membuat proposal PKM.

“Judul yang menarik, sesuai dengan format, dan jangan pernah salah dalam menentukan program PKM apa yang akan diambil, itulah 3 kuncinya. Coba bersaing dulu, kemudian berdoa” tambahnya

Ia mengatakan institut teknologi nasional (ITN) sangat mendukung mahasiswanya untuk mengikuti ajang ini. ITN akan memberikan banyak reward bagi para mahasiswa yang sukses dalam penelitiannya dan masuk dalam Pimnas




ITN Malang (Institut Teknologi Nasional Malang) mendapatkan kesempatan dan menjadi tuan rumah program #KejarMimpi Leaders Camp CIMB Niaga (Commerce International Merchant Bankers), Kamis, (18/10/2018) Acara sharing yang bertajuk “Understanding Technopreneur in Today’s Disruptive Era” Mengingatkan dan memberi motivasi akan selalu mengejar mimpinya.

Kegiatan yang di ikuti oleh ratusan mahasiswa ITN Malang ini, dan turut juga menghadirkan artis wanita Maudy Ayunda. Maudy Ayunda juga turut memberikan motivasi untuk para generasi milenial.

Menurutnya generasi milenial harus memiliki tiga hal yaitu independent, thinkers, dan learning. Mengajak para mahasiswa jangan berhenti untuk menggali potensi potensi yang mereka miliki. Sebab pada era digital ini media untuk mendapatkan informasi sangatlah lebar,tetapi harus juga skeptis akan segala informasinya untuk menghindari hoax yang beredar.

“Semua yang dipelajari harus dengan belajar secara mandiri dan jeli. Belajarlah sebanyak mungkin gali terus potensi potensi yang kalian miliki,” paparnya

Turut hadir pula pemateri lain Fourry Handoko, ST. SS. MT. PhD., Head of the Institue for Research and Community Service of ITN Malang yang menceritakan bagaimana proses yang dilalui saat masih menempuh pendidikannya sampai dapat meraih gelar doktoralnya di Australia.

“Generasi millenial harus gigih dan konsisten dalam mewujudkan mimpi,kalian harus punya niat dan tekad yang kuat.” Ujarnya

Ada juga Head of Operations e-Commerce Bussiness at Garena Indonesia, Has Salah yang turut memotivasi mahasiswa bercerita bagaimana saat ia pertama kali terjun di industri game dan menyebutkan jangan pernah menyerah dan selalu belajar dari kesalahan.

Acara yang di gelar di gedung Teknik Informatika, kampus II ITN Malang ini mendapat sambutan hangat dari Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT.

“Jangan pernah berhenti disini.Kejar terus mimpimu,dan wujudkan” paparnya

Kampus ITN Malang merupakan ajang menempa diri dan salah satu jalan untuk meraih mimpi.ia berharap setiap mahasiswa mampu memaksimalkan kesempatan ini untuk belajar dari para pembicara dan memotivasi agar dapat mewujudkan mimpinya.




Sebanyak tiga buah robot sepak bola Humanoid resmi melengkapi tim robot Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Bahkan sebagai perdana ketiga robot tersebut sudah merumput di Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 di Polinem, pada divisi KRSBI Humanoid (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humanoid).

Sesuai namanya robot humanoid yang diberi nama “IF-Dorota” Informatika merupakan satu hadiah dari Tuhan. “Hadiah” inilah yang semakin mengeratkan komitmen mahasiswa Teknik Informatika S-1 ITN Malang untuk memberikan yang terbaik bagi institusi.

“Kata Dorota diambil dari bahasa Yunani kuno yang artinya satu hadiah dari Tuhan,” ujar Miko Andrianto sang empunya ide beserta tim IF Dorota saat ditemui di lab Robotika Teknik Industri, Sabtu (12/5).

Robot yang memiliki berat tiga kg dan tinggi 50 cm ini dikawal oleh tim yang solid. Terbagi dalam empat divisi yakni, mekanik, kamera, gerak dan hardware. Seperti layaknya tim sepak bola, ketiga robot humanoid mempunyai fungsi masing-masing. Satu sebagai kiper, satu sebagai penyerang, kalau tidak berhasil bisa diganti dengan robot cadangan.

Menurut Andi Yan Rizaldi, ketua tim, dalam kompetisi bisa menerjunkan dengan dua robot dan maksimal lima robot. “Untuk cadangan minimal dua robot,” terang dia. Kompetisi KRSB Humanoid Memakai lapangan beralas rumput sintetis dengan luas 6m × 9m. Luas lapangan ini mengacu kepada aturan kontes robot internasional dengan waktu bertanding 10 menit. Teknis bertandingnya, robot akan mencari posisi bola. Kemudian mendekat ke bola dan mendeteksi gawang lawan. “Untuk mendeteksi gawang menggunakan sensor kompas yang dipasang pada robot. Akan dinyatakan menang berdasarkan banyaknya cetak gol,” tambah Andi.

31890645_10213444261278655_2256684183638245376_n

Selama ini ITN Malang sudah memiliki empat tim robot yang selalu diikutkan dalam Kontes yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek dan Dikti. Robot-robot tersebut antara lain, Robot e-Sadewa V-6 pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), e-Krisna V-4 pada Kontes Robot Abu Robocon Indonesia (KRAI), Robor e-Pretiwi V-6 pada Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Robot e-Bima V-2 pada Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI Beroda).

Suryo Adi Sekretaris Program Studi Teknik Informatika S-1 mengatakan ITN Malang sebenarnya sudah mempunyai robot sepak bola humanoid sejak tahun kemarin. Namun karena masih dalam tahap persiapan maka baru bisa diikutkan kompetisi tahun 2018.

“Sudah dari tahun kemarin memiliki (robot himanoid), tapi baru tahun ini ikut kontes. Banyak yang harus dipersiapkan,” katanya saat mendampingi tim IF Dorota.

Menurut dosen asli Malang ini banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar tim robot ITN Malang bisa mendulang prestasi. “Prodi Teknik Informatika sangat mendukung kegiatan mahasiswa. Tentunya dengan Prodi-Prodi lain yang menaungi masing-masing tim robot ITN. Maka kedepannya perlu ada kolaborasi antar mahasiswa dan Prodi untuk membuat tim robot lebih baik lagi,” pungkasnya.




Himpunan Teknik Infromatika S-1 ITN Malang menyelenggarakan acara tahunan yang merujuk ke turnamen futsal  dengan nama IFCUP VOL 7 2018 dengan tema yang bertajuk “Melalui Futsal Membangun Tali Silaturahmi dan Sportivitas”, pada IFCUP VOL 7 2018 ini diselenggarakan pada tanggal 25 maret – 28 maret 2018 di lapangan basket kampus 2 ITN  Malang.

Achmat Fahrul Taufiqurrohman selaku ketua pelaksana IFCUP VOL 7 2018 menyampaikan bahwasannya kegiatan ini sudah di lakukan ketujuh kalinya dimana kegiatan pertama di lakukan pada tahun 2011. “Untuk kegiatan ketujuh kali ini di ikuti oleh 24 tim dari berbagai kampus di malang dan SMA/SMK sederajat se-Malang Raya” tutur ketua pelaksana

Menurut ketua pelaksana, tujuan dari di selenggarakannya turnamen ini di antaranya, pertama dalam rangka acara tahunan sekaligus salah satu PROKER (Program Kerja) Himpunan Teknik Informatika S1 ITN Malang yang di mana melihat minat para mahasiswa dan siswa SMA/SMK sederajat yang mulai haus akan atmosfer sebuah pertandingan, kemudia yang kedua dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan pada pengurus himpunan  beserta panitia IFCUP VOL 7 2018 sebagai upaya meningkatkan kinerja pengurus dan menimbulkan sifat keprofesionalisme “ Terselenggaranya turnamen ini juga berangkat dari minat perserta yang haus akan sebuah kompetisi terutama di bidang olahraga futsal dan untuk kita diharapkan tahun-tahun mendatang lebih meriah lagi” sahut ketua pelaksana.

IMG_1368 IMG-20180405-WA0021

Pada kesempatan yang sama ketua Himpunan Teknik Informatika S-1 ITN Malang, Moch Nurul Furqon menyampaikan apresiasinya atas terselenggarakannya IFCUP VOL 7 2018 ini. “Saya pribadi sangant mengapresiasi kinerja teman-teman panitia dan pengurus himpunan dalam menyelenggarakan turnamen futsal ini, di samping itu mulai terlihat rasa tanggung jawab dan proffesionalisme dalam diri panitia dan juga pengurus himpunan “ tuturnya saat di sela-sela pertandingan berlangsung.

Mengkakhiri sambutan Achmat Fahrul Taufiqurrohman sebagai ketua pelaksana IFCUP VOL 7 2018  berpesan kepada semua tim agar menjaga sportivitas dalam setiap menjalankan pertandingan demi pertandingan “ Selamat bertanding, tetap menjaga sportivitas kalah menang dalam olahraga sudah biasa, dilapangan menjadi musuh di luar tetap menjadi kawan, jaga sportivitas dan kebersamaan. Salam olahraga”

Dalam IFCUP VOL 7 2018 ini di juarai oleh tim M X M Futsal dari Univeritas Brawijaya dengan skor 5 – 2.




Selain dalam rangka meningkatkan jiwa kewirausahaan para penerus bangsa, kuliah tamu technopreneurship yang diadakan pada tanggal 24 November 2017 lalu juga merupakan suatu langkah yang mendorong semangat anak bangsa untuk membangun usaha yang nantinya mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing luar negeri. Sesuai dengan tema, Build Your StartUp NOW , acara tersebut akan mendorong audiensnya untuk membangun usaha dalam bentuk Teknologi Komunikasi dan Informasi.
Sekitar 70 mahasiswa Teknik Informatika S1 diberikan arahan dan pencerahan mengenai betapa pentingnya peranan pemuda Indonesia dalam pengembangan ilmu dalam bidang komunikasi dan informasi dalam negeri. Seminar itu merupakan seminar tersebut merupakan program roadshow entrepreneurship pada berbagai tempat yang diadakan dan dimateri oleh Bapak James Tomashow selaku salah satu pelaku usaha dibidang teknologi informasi dan komunikasi.
“Dibandingkan dengan membangun software house, mengembangkan suatu aplikasi dan kita fokuskan ke aplikasi tersebut akan menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan.” Tutur Bapak James Tomashou. Lalu ia pun menambahkan bahwa seharusnya seminar itu mesti harus ditanamkan pada remaja usia dini, bila perlu ditanamkan sejak kecil.
Harapannya adalah pemuda di Indonesia tidak hanya akan menjadi pekerja karyawan kantor biasa, melainkan mereka dapat membangun usaha sendiri yang nantinya mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan luar negeri lainnya




Suasana dalam ruangan Amphi Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang pada tanggal 22 November 2017 dalam rangka melaksanakan Workshop Penulisan Artikel bagi mahasiswa ITN Malang khususnya jurusan Teknik Informatika S1. Dalam acara yang digelar rabu pagi ini sekitar 100 mahasiswa Teknik Informatika S1 dari semua angkatan dibimbing langsung oleh Bapak Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST, MT mengenai masalah karya tulis ilmiah, mulai dari pencarian ide-ide karya tulis ilmiah sampai dengan sistematika penulisan nya yang baik dan benar.
“Tips yang ampuh yang harus kita lakukan ketika kita ingin mencari sebuah ide karya tulis adalah dengan banyak-banyak membaca karya tulis ilmiah yang lainnya. Kadang-kadang dari kita banyak membaca ide itu akan muncul dengan sendirinya.” Tutur Bapak Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST, MT pada workshop tersebut.
Selanjutnya bapak dosen yang ahli dalam penulisan karya ilmiah tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa karakteristik karya tulis yang menjadikan karya tulis itu menjadi karya tulis yang “bergengsi”, salah satunya adalah kebaruan. “keberhasilan suatu ide karya ilmiah adalah dilihat dari kebaruannya, bagaimana ide tersebut dapat mengembangkan suatu ide yang pernah dikembangkan sebelumnya menjadi sebuah ide yang lebih baik lagi.” Tambahnya.
Harapannya dengan diadakannya workshop tersebut semua mahasiswa yang hadir mampu menghasilkan karya tulis yang nantinya mampu berpengaruh bagi dunia khususnya dibidang ilmu dan teknologi.